Assalamu`alaykum semua,q baru awam bgt mengenai blog,smoga kita bisA saling belajar…

Latest Posts

Rabu, 10 Maret 2010

Casillas: Maafkan Kami!


Kiper Iker Casillas menilai Real Madrid telah mengecewakan fans mereka.

Real Madrid kini hanya bisa berperan sebagai penyedia tempat untuk partai final Liga Champions musim ini, setelah disingkirkan Olympique Lyon di babak 16 besar.

Hasil seri 1-1 di Santiago Bernabeu dinihari tadi tak cukup mengantar Real Madrid lolos ke perempat-final. Secara keseluruhan, Real Madrid kalah 2-1.

Tak pelak kekecewaan mengemuka di kubu Real Madrid. Iker Casillas pun meminta maaf kepada fans karena sudah gagal memenuhi ekspektasi mereka.

"Kami semua marah dan sulit menerima hasil ini," kata Iker Casillas sesudah pertandingan.

"Saya mengajukan permohonan maaf untuk fans karena kegagalan kami di kompetisi ini, di mana kami sebenarnya memiliki harapan yang sangat tinggi," lanjutnya.
read more...

Real Madrid 1-1 Olympique Lyon


Miralem Pjanic layak dinobatkan sebagai man of the match pertandingan di Santiago Bernabeu ini. Golnya di menit 76 mengantarkan Olympique Lyon lolos ke babak perempat-final Liga Champions musim ini.

Secara keseluruhan, penampilan Pjanic juga di atas rata-rata. Performanya di lini tengah cukup mumpuni, yang membuat pasukan Real Madrid kesulitan mengembangkan permainan karena keuletannya.

Pjanic juga berada di tempat yang tepat untuk bisa mengantar tim meraih kemenangan dengan tendangannya.

Sebaliknya, Gonzalo Higuain bisa dikatakan sebagai penampil terburuk di pertandingan ini. Striker Real Madrid asal Argentina itu seakan kehilangan sentuhan terbaiknya.

Sejumlah peluang dimiliki Higuain, namun semuanya gagal dimaksimalkan untuk bisa berbuah gol.
read more...

Beckham Kecewa, Tapi Senang Bermain Lagi Di Old Trafford


David Beckham merasa senang bisa kembali ke Old Trafford.

David Beckham mengaku bahagia bisa kembali lagi menjajal rumput di lapangan Old Trafford saat AC Milan bertemu dengan Manchester United di leg kedua babak 16 besar Liga Champions, dinihari tadi.

Meski menyimpan rasa bahagia bertemu lagi dengan mantan klubnya, namun Beckham tetap tidak kuasa meredam rasa kecewanya karena Rossoneri telah tersingkir dari Liga Champions.

"Ini memang malam yang mengecewakan karena kami telah tersingkir. Tapi buat saya bisa kembali lagi ke sini sungguh hal yang selalu istimewa," kata Becks kepada ITV.

"Rasanya tak bisa dipercaya, dan saya juga harus mengucapkan terima kasih. Semua ini sungguh luar biasa."

"Sekali lagi ini telah menjadi hal yang sangat manis bisa kembali lagi ke sini meski saya tetap kecewa dengan kekalahan ini," ujarnya.
read more...

Minggu, 07 Maret 2010

Ferdinand Gembira Kembali Berduet Dengan Vidic


Rio Ferdinand membidik pertandingan berikutnya melawan AC Milan di Liga Champions.

Rio Ferdinand, Manchester United (Getty Images)
Peringatan bagi AC Milan. Duo bek tangguh Manchester United, Rio Ferdinand dan Nemanja Vidic telah bersatu. Keduanya kembali bahu-membahu menggalang pertahanan saat United menghadapi tuan rumah Wolverhampton.

Hasilnya, gawang United tak kebobolan dan mereka menang 1-0 di Molineux. Sukses itu juga menjadikan United menduduki puncak klasemen.

"Pertama-tama, sungguh menyenangkan bisa bermain kembali. Saya dan Vida sudah lama tak bermain di berbagai pertandingan. Kami juga puas bisa mempertahankan gawang agar tidak kebobolan," ujar Ferdinand.

"Ini kemenangan yang sangat berarti bagi kami. Pasalnya, mereka selalu merepotkan kami. Kini, kami membidik pertandingan berikutnya," tegasnya.

Milan menjadi lawan berikutnya United. Mereka akan kembali bertemu pada laga kedua babak 16 besar Liga Champions di Old Trafford, Rabu (10/3).

Pulihnya Ferdinand dan Vidic bisa merepotkan Milan yang harus mencetak dua gol bila ingin lolos ke perempat-final. Pada pertemuan pertama di San Siro, Milan kalah 3-2.

read more...

Ayah Beckham Tak Sabar Tunggu Kedatangan Putranya


Ted mengalami dilema dalam menentukan pilihan tim yang dibelanya.


Ayah gelandang AC Milan David Beckham, Ted, sudah tidak sabar ingin melihat putranya kembali berlaga di Stadion Old Trafford. Beckham kembali ke klub lamanya itu untuk menjalani pertandingan leg kedua Liga Champions melawan Manchester United.

“Saya sudah tertarik ketika mengetahui hasil drawing 16 Besar. Saya langsung mengirim SMS kepada David. Dia sangat terkejut. Sebetulnya kami berdua terkejut, karena tidak menyangka kami akan terlibat di Old Trafford,” ujar Ted dilansir tribalfootball.com.

“Ini akan menjadi spesial, karena David banyak menghabiskan waktu di sana. Dia sangat ingin bertemu lagi dengan orang-orang di Old Trafford. Ini adalah tempat yang spesial bagi dia. Ketika dia meninggalkan United, saya merasa hancur. Tapi dia masih tetap suporter United.”

Ted mengaku ia akan mengalami dilema dalam hal memberikan dukungan.

“Dia sangat suka di Milan. Dia menikmati bermain bola dengan klub itu bersama pemain hebat. Tapi di Old Trafford juga banyak pemain hebat. Sungguh aneh rasanya. Setengah dari saya menginginkan Milan menang, sementara sebagian lainnya ingin United yang lolos,” imbuh Ted.
read more...

Sabtu, 06 Maret 2010

Ferdinand: United memnag Layak Menang


Kapten si Setan Merah itu mengatakan kondisi lapangan mempengaruhi permainan tim.

Rio Ferdinand kembali beraksi saat Manchester United meraih kemenangan penting atas Wolverhampton Wanderers dengan skor tipis 1-0 di Molineux. Kapten United itu mengakui jika pihaknya cukup beruntung tidak kebobolan di menit-menit terakhir setelah aksi Sam Vokes berakhir dengan melesatnya bola di atas gawang.

"Saya rasa Vokes dalam posisi offside, tetapi Scholesy mengatakan bisa saja dia onside," paparnya pada ESPN.

"Untung saja kami lolos dari situasi kritis itu, namun secara keseluruhan saya rasa kami layak meraih tiga poin."

"Kami mencetak beberapa peluang dan seharusnya mampu menjebol gawang lawan lebih dari sekali, tetapi satu gol dari Paul Scholes lebih dari cukup," tambahnya.

Ferdinand kemudian menepis anggapan permainan buruk United disebabkan absennya Wayne Rooney dan menuding buruknya lapangan sebagai penyebab utama.

"Lapangan cukup buruk dan bergelombang. Kami harus menghadapinya dengan bermain sebaik mungkin," jelas Ferdinand.

"Saya rasa kami bermain cukup baik di bawah kondisi lapangan buruk."

"Dimitar Berbatov melakukan pekerjaannya dengan baik dan pergerakannya merepotkan barisan pertahanan lawan, dan seperti yang saya katakan tadi, Scholesy mencetak gol penting."
read more...

Gol Ke-100 Scholes Antar MU Ke Puncak Klasemen


Mame Biram Diouf mendapat tiga peluang bersih dalam 15 menit, tapi tidak satu pun menjadi gol tambahan.

Paul Scholes telah berusia 35 tahun, tapi masih bertenaga untuk menempatkan Manchester United (MU) di puncak klasemen sementara Liga Primer.

Ia mencetak gol tunggal kemenangan MU di kandang Wolverhampton Wanderers menit ke-72, yang membuat Setan Merah kini memimpin dengan 63 angka. Unggul dua atas Chelsea dan Arsenal.

Bagi Scholes, laga ini adalah sejarah. Ia mencetak gol ke-100 di penghujung kariernya bersama MU. Meski demikian ia tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya pada performa buruk MU.

Wolves, panggilan Wolverhampton, memiliki satu peluang bersih untuk mengubah hasil akhir laga menjadi 1-1 ketika Sam Vokes tinggal berhadapan dengan Edwin van der Sar menjelang laga berakhir. Vokes tergesa-gesa menerima bola liar, dan tembakannya dari dalam kotak penalti meninggi di atas mistar.

Kehilangan Wayne Rooney membuat MU begitu sulit mencetak gol. Di babak pertama, MU tertekan agresivitas tuan rumah akibat lini depannya tidak cukup bisa merepotkan pertahanan lawan.

Di babak kedua, Alex Ferguson memasukkan Mame Biram Diouf dan menarik keluar Derron Gibson. Serangan MU mulai hidup, dan Wolves terus tertekan.

Menit ke-72, pemain belakang Jody Craddock melakukan kesalahan. Ia memotong umpan Nani, tapi bola singgah di kaki Scholes, yang langsung menembak ke arah gawang.

Dua menit kemudian, Nani yang tidak terlalu kreatif ditarik keluar untuk digantikan Park Ji-sung. Serangan MU menjadi lebih hidup.

Sepanjang 15 menit sebelum memasuki injury time, Valencia dan Park Ji-sung silih berganti mengirim umpan ke Biram Diouf. Tercatat ada tiga peluang bersih yang bisa menjadi gol, tapi tidak satu pun bisa dimanfaatkan.

Satu sundulan Biram Diouf dari posisi bebas melayang di atas mistar. Dari tempat duduknya, Alex Ferguson kecewa bukan kepalang.

Ia hampir tak tersenyum menyaksikan menit-menit terakhir pertandingan, karena berharap ada gol tambahan untuk mengamankan kemenangan.

Di pinggir lapangan yang lain, Mick McCarthy juga amat kecewa ketika Vokes gagal memanfaatkan peluang terakhir untuk membuyarkan kemenangan MU.
read more...